Tampilkan postingan dengan label education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label education. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Oktober 2010

Other I


kalo di blog tetangga, a.k.a punya Dewi judulnya "Alter ego" maka di blog saya pake english ajaaah~
hahaha artinya tetep sama kan?

well, sejak acara World Food Day di Panti asuhan, *ini PR selanjutnya buat blog gue* saya menemukan beberapa orang "asing" yang menceritakan ini sedikit dengan saya. uhmm.. sebenarnya bukan orang "asing" itu yang menceritakan langsung, tapi temen sekelas saya yang ikut ke acara WFD itu.

masih sedikit paham tentang hal ini sebenernya, malah sempat mengira Alter Ego sama kayak Dopplergangger.
pernah dengar tentang ini sebelumnya?
Dopplergangger adalah "penampakan" diri kita yang lain. kita bisa melihatnya dengan jelas, tapi itu biasanya malah menjadi pertanda tentang masa depan kita. kalo bahasa kasar temen gue.. lo berati udah mau meninggal!
beda.. beda jauh malah sama yang namanya Alter Ego, yang diambil dari bahasa latin dan punya arti "kepribadian ganda" atau "aku yang lain".
so, beda ya sama Dopplergangger? Alter Ego gak bisa kita lihat, dan kitanya juga gak jadi dua orang secara fisik. hahaha

hmm.. beberapa cerita yang aku dengar tentang ini, Alter ego dikait-kaitkan dengan kebiasaan ngomong sendiri, teman khayalan, or whatever else yang berhubungan dengan supranatural atau imajinasi, gue sendiri gak paham loh kenapa ini dikait-kaitkan dengan Alter ego yang jelas-jelas itu berhubungan dengan diri sendiri, orang Alter ego biasanya gak sadar kan? atau Alter ego yang ini kasusnya beda??
dia juga cerita kurang lebih Alter ego-mu bisa keluar dengan sendirinya kalau ada sesuatu yang kamu sangat sangat gak suka dari dirimu lalu berusaha memaksakannya untuk menghilang atau saat kamu merasa sangat tertekan. frustasi? I dont know..

as I know.. Alter Ego nggak berbahaya sebenarnya atau malah ini hal yang wajar untuk usia remaja yang lagi mencari jati diri.. hanya saja dampaknya MUNGKIN kita akan kebingungan. aku yang asli itu kayak gimana sih?
baik buruknya juga kita yang menentukan, mau milih diri yang baik atau yang buruk, it is up to you! :D

dan ini "best quote" dari Manga "salah beli" (rada yaoi sih - -") yang gue baca tadi sore..
"...kalau saja kita bisa lebih menerimanya dengan baik, dia bukanlah sesuatu yang sulit di kontrol.."
be positive.. and it will give you positive impact too..


begitulah kira-kira...
sampai sekarang gue sendiri suka bertanya-tanya, apa gue termasuk orang yang memiliki Alter ego? atau hanya moody girl? gara-gara banyak yang bilang.. hahahaha *sigh*

Selasa, 14 September 2010

sex is not taboo anymore

sebenarnya.. semuanya pasti sudah tahu itu. ya kan?
munafik yang bilang gak tau apa-apa dan itu masih tabu..

bilang seperti itu bukan berarti saya sudah pernah melakukannya. Emang belom pernah, tapi saya mengamati "mereka" hahaha. gue masih menghormati keluarga gue.. itu intinya.
dan sekedar cerita.. baru aja habis chat di omegle, ketemu cowo itali. hmm.. okay, saya akui dia orang baik karena gak membicarakan hal yang "sakral" itu bagi saya. cuma pas disulut. keluar deh apinya. *yaiyalaah*

berawal dari menanyakan pernah gak tidur sama cewenya. dan berujung dengan kata-kata yang biasa gue temuin di Omegle. suka udah males kalo gitu, tapi orangnya baik. jadi gue lanjutin.. - -"
yaah, sebagai pengamatan.. saya tanyain juga, apa temannya juga melakukan hal yang sama? dia bilang, yeaah..
dan itu memperkuat survei saya. "hampir semua orang luar pernah melakukan sex diluar nikah"
itu hampir ya.. sekali lagi HAMPIR. karena ada juga yang mempertahankan hasratnya, karena dia masih berpegang teguh dengan Tuhan. dan bilang "saya hanya mau melakukan itu bila saya sudah menikah"

ngomong-ngomong tentang Tuhan. dan saya teringat dengan pertanyaan saya yang menanyakan tentang dosa..
kenapa orang luar dengan mudahnya melakukan itu? sedangkan saya untuk hal itu langsung saya tolak dengan alasan yang sama dengan orang "waras" tersebut. and he said..

" i think it is not a sin to have sex  "

itu alasan dia pas saya menanyakan dosa. *ish polos banget yak gue*
beranggapan kalo sex itu adalah hak semua orang. yaah.. bener juga sih, asal suka sama suka.
tapi, bila membicarakan HAK untuk hal ini, itu sama dengan tidak menganggap Tuhan itu ada, bukan?
karena pendapat saya, mereka yang mengatakan itu HAK, sama seperti mereka yang tidak menganggap lagi adanya sang Pencipta karena mereka tidak lagi merasa malu dengan-Nya.

yap! di jaman ini. mungkin hal itu bukan lagi hal yang tabu, tapi setidaknya mereka menjunjung kehormatan mereka *idunnowhatItalkingabout*
jujur, gue mendapatkan "sex education" selalu dari orang luar. entah temen chat seperti itu, temen sekolah, supir taksi (dont ask why. but thats true) dan sebagainya. Orang-orang seperti orang tua, guru atau orang-orang yang bisa membimbing gue.. itu belom pernah. setiap kali bertanya, mereka pasti selalu menjawab. "nak, jangan ditiru pokoknya.. masih kecil, kalo udah gede aja yaaa!" atau "itu dosa! zinah namanya" atau "kalau udah nikah aja ya nanti mama ajarin." WTH?!

itu salah satunya yang membuat saya gak pernah berani melakukan hal itu. meskipun mereka yang penasaran selalu nanya, "do you want have sex with me?"
selalu terang-terangan gue bilang Nggak! dan beralasan "mama akan membunuh saya kalau saya melakukannya." dan dijawab lagi, "tapi mama kamu kan gak akan tahu." dan jawab saya, "tapi Tuhan tahu yang saya lakukan."
kalo abang gue liat pasti gak percaya. secara sholat gue masih belang, masa iya bisa bilang begitu? hahaha
sekali lagi, no one knows what the inside of you, right? lol

pengetahuan terbanyak yang gue dapet itu dari tukang taksi yang bercerita tentang berbagai macam orang-orang yang pernah menumpangi taksinya. termasuk bule-bule, om-om mesum, pekerja sex, gay dsb. bahkan beliau mengajari kita-kita yang ada ditaksinya tentang karakteristik orang luar di tempat bobo. hahaha
meskipun begitu.. gue sempat mendengar, bapak tukan taksi menanyakan hal yang sama seperti gue.
jelas gak bisa gue jawab karena gue sendiri gak paham kenapa... :(

kalo dilihat, emang mustahil dibilang tabu. anak seumur saya sudah paham dengan kata itu, bahkan ade sepupu saya yang masih kelas 2 pun sudah paham. dan dialah orang dalam yang memberitahu saya tentang kata-kata yang berkaitan dengan sex. - -" *sepolos apa coba gue?*
lingkungan sekitar kah?
perkembangan zaman kah?
teknologikah? yang membuat keadaan menjadi seperti ini?
siapa yang harus bertanggung jawab kalau sudah seperti ini? bila berlanjut... mungkin manusia akan jadi mahkluk yang lebih rendah dari binatang. 


nb : no offense ya! cuma unek-unek aja setelah belajar dari bule itali tadi. m(_ _)m *bow*
 
© free template by Blogspot templates